Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WhatsApp Pay Siap Goyahkan Dominasi Gopay Dan Teman - Temannya

 


Gopay, Dana, Ovo dkk tampaknya harus siap – siap kedatangan “rival baru” di dunia per dompetan digital duniawi yaitu WhatsApss Pay. Yups, WhatsApss Pay nampaknya kini akan segera merusak hegemoni para peneyedia dompet digital terdahulu.

Aplikasi dompet digital milik dari Facebook ini kabarnya sudah bisa segera beroperasi secara legal mendapatkan restu dari bank sentral di Brasil. Nah apa hubungan WhatsApp Pay, Brasil dan juga pasaran Indonesia??

#Asal usul WhatsApp Pay

Rencana pembuatan WhatsApp Pay ini sebenarnya sudah di rancang oleh pihak Facebook sejak 3 tahun kemarin, atau tepatnya pada 2018. India terpilih oleh Facebook untuk menjadi pasar ujicoba layanan dompet digital ini, 400 juta pengguna di India telah mencoba layanan dompet digital WhatsApss Pay versi beta.

Nah berbeda dengan pasa ujicobanya yang dipiih India oleh Facebook, namun kini pasar pertama untuk rilis resminya justru bukan di India. Facebook justru memilih Brasil sebagai tempat perilisan resmi layanan WhatsApss Pay ini pada 2020. Brasil dipilih oleh Facebook  karena jumlah pengguna WhatsApss disana sangat tinggi, mencapai 120 juta user.

Setelah beberapa hari rilis di Brasil, sial bagi Facebook karena WhatsApp Pay malah terkena blokir.  Usut punya usut ternyata karena applikasi ini belum mengantogni izin beroperasi oleh bank sentral di Brasil. Nah kini setelah satun berselang, WhatsApps pay sudah siap beroperasi resmi di Brasil, walau transaksi uang yang di tetapkan disana hanya sebatas peer to peer atau antar pengguna WhatsApp saja.

#Bakal Segera Resmi di Indonesia

Walau masih sebatas rumor atau kabar burung, kabar bahwa WhatsApp Pay akan segera hadir di Indonesia sudah santer terdengar. Namun masih belum ada kabar resmi dari WhatsApp mengenai jenis layanan dompet digital yang akan hadir di Indonesia.Menurut facebook, mereka sempat mewacanakan untuk menghadirkan Facebook Pay pada aal 2019 lali, namu ternyata sebatas isu saja

Nah, setelah nantinya WhatsApp Pay rilis resmi dan sukses di Brasil, bisa jadi tujuan WhatsApp Pay selanjutnya adalah Indonesia. Ada beberapa alasan yang menguatkan kenapa Indonesia akan menjadi tujuan selanjutnya untuk peluncuran WhatsApp pay.

Pertama, pengguna WhatsApp di Indonesia ini sangat bbanyak dan begitu popular. Karena biasanya orang tiap enanyakan kontak seseorang pasti meminta nomor WhatsApp nya. Walaupun beberapa waktu lalu sempat terjadi protes oleh pengguna WhatsApp soal kebijakan privasi yang bermasalah.

Kedua, pengguna WhatsApp di Indonesia naik dari 83% ke 87.7% dari total user internet di Indonesia pada Februari 2021. Hal ini dilansir oleh detik.com sesuai data dari Hootsuite.  Ini berarti hampir semua pengguna internet di Indonesia menggunakan aplikasi WhatsApp, terbanyak kedua setelah Youtube (93,8%). Dan Indonesia juga masuk kedalam daftar 3 besar julah pengguna WhatsApp terbanyak.

#Tantangan WhatsApp Pay di Indonesia

Jika nantinya WhatsApp Pay benar – benar rilis di Indonesia, hal pertama yang harus dilakukan yaitu mengantongi izin beroperasi terlebih dahuu dari Bank Indonesia. Kalau itu sudah siap, baru WhatsApp Pay harus segera mengeluarkan ide dan inovasi terbaru yang berbeda deri yang lain.

Kekurangan yang sudah terihat dari WhatsApp yang jelas terlihat adalah belm adanya layannan yang menunjang transaksi didalamnya. Berbeda dengan layanan dompet digital yang sudah hadir lebih dahulu. Sebelum ada WhatsApp Pay, sudah ada banyak layanan pembayaran yang hadir di Indonesia. Seperti Gopay yang sudah tersedia layanan pesan antar baik itu makanan, transportasi, ataupun jasa jasa lain, atau Ovo yang sudah terkoneksi dengan Grab dan Tokopedia. Selain itu, masih ada layanan dompet digital lain seperti DANA, LinkAJa, dan Shopee Pay.

Nah pendiri Facebook, Mark Zuckerberg berujar bahwa WhatsApp Pay ini nantinya akan bergunan dan memudahkan para UMKM agar dengan mudah berjualan dan bertransaksi langsung melalui WhatsApp. Menarik bukan untuk ditunggu??

Posting Komentar untuk "WhatsApp Pay Siap Goyahkan Dominasi Gopay Dan Teman - Temannya"